bibit mangga 085365829826,pin bb 7cd623db
Ada beberapa hal yang harus dipenuhi agar hasil budidaya mangga kelak lebih optimal, antara lain:
Iklim
Tanaman ini sangat menyukai musim kering yang ada di antara 3 bulan.
Masa kering ini sendiri sangat diperlukan buah mangga sebelum dan pada
saat ia berbunga. Apa bila ditanamai di wilayah basam maka mangga akan
mendapatkan banyak serangan dan bunganya biasanya lebih banyak gugur.
Medium Tanam
Tanah yang cocok untuk mangga tentu yang gembur dan sedikit berpasir.
Jauh lebih baik lagi jika ia lempung dan seimbang kadar nitrogennya.
Adapun derajat keasamannya antara 5,5 sampai 7,5. Apabila kurang dari
5,5 maka sebaiknya tanah terlebih dahulu dicampur dengan dolomite.
Ketinggian Tempat
Mangga sebaiknya ditanam di wilayah dataran rendah sampai menengah
dengan kisaran tempat 0 sampai 500 meter di atas permukaan laut. Buah
yang ditanam di dataran tinggi biasanya kurang berkualitas jika
dibandingkan dengan yang ditanam di dataran rendah ke menangah.
Teknik Budidaya Mangga
Tanaman mangga bisa diperbanyak melalui 3 cara yakni:
Dengan biji. Sebaiknya pilih biji dari tanaman yang kuat juga
sehat. Biji mangga tersebut dikeringkan dan kemudian kulitnya dibuang.
Setelah itu biji tersebut disemaikan di sebuah kotak dengan ukuran 100 x
50 x 20 Jarak tanam pada kotak persemaian adalah 10 sampai 20 cm. Biji
tersebut ditanam dengan bagian perut mengarah ke bawah agar supaya
akarnya tidak menjadi bengkok. Selama proses penyemaian biji tersebut,
sebaiknya bbit tidak kekurangan air.
Dengan cara Okulasi. Metode
ini dianggap sebagai perbanyakan pohon mangga yang terbaik. Caranya
dengan menempelkan tunas dari bagian batang yang buahnya cukup
berkualitas ke bagian batang bawah dimana struktur batang akar juga
batangnya kuat. Okulasi ini dilakukan sebaiknya di musim kemarau agar
bagian yang ditempelkan tersebut tidak membusuk.
Metode Cangkok.
Batang yang hendak dicangkok sebaiknya memiliki ukuran diameter 2,5 cm
dan merupakan tanaman yang telah berumur minimal 1 tahun. Adapun panjang
sayatan cangkokan adalah 5 cm. Sayatan kemudian diberi pupuk kandang
dan kemudian dibungkus plastik juga sabut kelapa.
Persiapan Medium Tanam
Proses persiapan dimulai dari pembukaan lahan dengan cara membabat
tanaman yang kira-kira menghambat atau tidak diperlukan. Misalnya saja
rumput dan juga alang-alang. Selanjutnya, tanah dibajak agar bongkahan
batu bisa hilang dan tanah jadi lebih gembur. Selanjutnya tanah yang
kurang subur dibikinkan pengaturan jarak tanam yang lebih rapat
sementara tanah yang subur jarak tanamnya renggang.
Proses Penanaman
Cara memanamnya dengan menggunting polibag dan memasukkan tanaman
beserta tanah dari polybag tersebut. Setelah masuk, timbun sekitar
lubang tanam sehingga membentuk guludan. Selanjutnya tekan bagian
sekitar batang dan sebaiknya dipasangi kayu penyangga agar tanaman tahan
sampai akhirnya akarnya menyatu dengan medium tanam. Selanjutnya, pohon
pelindung juga sebaiknya ditanam agar mangga tahan terhadap hembusan
aingin. Biasanya yang digunakan oleh petani adalah pohon asam dan juga
trembesi.
Pemeliharaan Tanaman
Proses selanjutnya
dalam budidaya mangga adalah langkah pemeliharaan. Pertama, lakukan
penyiangan. Singkirkan rerumputan atau gulma agar tidak mengganggu
tanaman. Selanjutnya lakukan penggemburan atau pembumbunan. Tanah yang
padat dan tidak ditumbuhi rerumputan perlu digemburkan. Lakukan di awal
musim penghujan. Apabila bibit dari cangkokan, sebaiknya penggemburan
tidak dilakukan sangat dalam. Selanjutnya adalah dengan melakukan
perempelan atau pemangkasan. Tujuannya untuk membentuk kanopi sehingga
produksi mangga jauh lebih baik. Langkah berikutnya adalah pemupukan.
Dua jenis pupuk yang digunakan adalah organik dan an-organik. Proses
pemeliharaan selanjutnya adalah peningkatan kuantitas buah. Apabila
tanaman mangga telah besar dan berbunga, agar lebih banyak bisa
disemprotkan dengan polinatur maru atau juga serbuk sari dan ditambahkan
dengan hormon giberelin. Dengan cara ini produksi buah bisa meningkat
sampai 1,3%.
Proses pemeliharaan dalam budidaya mangga
selanjutnya adalah penanggulangan hama juga penyakit. Adapun hama yang
sering menyerang tanaman mangga adalah :
Kepik mangga. Ia menyerang buah dan masuk ke dalam daging buahanya.
Bubuk buah mangga.
Bisul daun atau procontarinia matteiana.
Lalat buah
Wareng.
Tungau.
Codot
Sementara itu penyakit yang biasa menyerang mangga antara lain
disebabkan oleh jamur Gloeosporium mangiferadan diplodia sp. Penyakit
lainnya adalah cendawan jelaga yang disebabkan oleh virus meliola atau
juga jamur bernama Capmodium mangiferum. Penyakit selanjutnya adalah
bercak karet merah dan kudis buah.
Setelah semua serangkaian
proses ini dijalankan, maka petani tinggal menunggu waktu panen buah.
Mangga dari bibit cangkokan biasanya berbuah di umur 4 tahun, sementara
itu dari okulasi di umur 5 sampai 6 tahun. Panen biasanya jatuh di bulan
september sampai oktober. Panen dilakukan dengan hati-hati sebab buah
tak boleh jatuh, terpotong atau cacat apapun. Hal tersebut akan membuat
buah mudah busuk.
Budidaya mangga cukup mudah dan menghasilkan banyak keuntungan.
dan apabila kita yg berada di kota yg tidak mempunyai lahan yg
luas,maka Tabulampot akan menjadi solusi agar hoby kita tetap
tersalurkan...
Tak ada salahnya dicoba bukan? Selamat menanam mangga!
untuk informasi penjualan bibit mangga n perawatan lebih lanjut ,silahkan call/WA 085365829826,pin bb 7cd623db
marketing office : Jl.Taman Karya No.6 Panam,Pekanbaru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Produk Terlaris
-
budiaya dan cara perawatan tanaman anggur Untuk mendapat hasil yang maksimal dari buah tanaman anggur maka kita harus mengetahui hal-h...
-
bibit mangga 085365829826 ,pin bb 7cd623db Budidaya Mangga Buah yang kabarnya berasal dari India ini juga banyak dibudidayakan d...

0 komentar:
Posting Komentar